Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

Konsep Comprehensive HIV Care sebagai Upaya Meningkatkan Kepatuhan ODHA dalam Terapi ARV

Salah satu permasalahan kesehatan yang kini menjadi fokus masyarakat global dan Indonesia adalah transmisi penyakit infeksi menular yang semakin tinggi seiring dengan perkembangan zaman globalisasi yang memberikan kemudahan mobilitas penduduk antardaerah maupun antarkawasan dan perkembangan gaya hidup yang kian beragam. Hal ini dibuktikan dengan dijadikannya penanggulangan infeksi penyakit menular sebagai salah satu dari tujuh fokus utama pada program Millenium Development Goals (MDGs) yang dicanangkan oleh World Health Organization (WHO) dan diharapkan dapat tercapai pada 2015. Salah satu penyakit menular yang diharapkan mampu ditanggulangi adalah HIV/AIDS. Program MDGs di Indonesia untuk memerangi HIV/AIDS meliputi pengendalian transmisi HIV/AIDS dan menurunkan jumlah kasus baru pada 2015. Termasuk dalam program ini adalah terjaminnya ketersediaan obat antiretroviral (ARV) secara universal bagi penderita HIV/AIDS untuk menekan jumlah virus dalam tubuh penderita dan meningkatkan kual…

Potensi Pengembangan Bidang Sains dan Teknologi di Indonesia untuk Menghadapi Komunitas ASEAN 2015

Oleh : Made Rai Dwitya Wiradiputra (2013)

Association of South East Asia Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi kerjasama regional antarnegara di kawasan Asia Tenggara yang terbentuk melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Pada awal berdiri, ASEAN beranggotakan lima Negara yang merupakan pendiri utama ASEAN, yaitu Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, serta Thailand dan kini ASEAN terdiri dari 10 negara yang bergabung kemudian Brunei Darussalam (1984), Vietnam (1995), Myanmar dan Laos (1997), dan Kamboja (1999). Di awal pembentukannya, ASEAN lebih ditujukan untuk pada kerjasama yang berorientasi politik guna pencapaian kedamaian dan keamanan di kawasan Asia Tenggara. Kerjasama regional ini kemudian semakin diperkuat dengan semangat stabilitas ekonomi dan sosial di kawasan Asia Tenggara, antara lain melalui percepatan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan budaya dengan tetap memperhatikan kesetaraan dan kemitraan, sehingga menjadi …

Perbedaan dan Hubungan Biosintesis Terpenoid Jalur Mevalonat (MVA) dan Non- Mevalonat (MEP)

Review JurnalOleh : Made Rai Dwitya Wiradiputra & I Gusti Ayu Nyoman Suastini(2013)Image source : http://plantphys.net
Semua terpenoid dihasilkan melalui biosintesis dua prekursor universal C5 yaitu IPP dan isomernya DMAPP. Terpenoid dibedakan menjadi beberapa kelompok berdasarkan jumlah unit C5 yang menyusunnya. Terdapat dua jalur biosintesis terpenoid berdasarkan pembentukan prekursor C5 IPP dan DMAPP yaitu jalur asam mevalonat dan non mevalonat.

Resensi Film "Hachiko A Dog's Story"

#Latepost

Hachiko : Kisah Setia Seekor Anjing pada Tuannya
Image source : http://www.impawards.com
Pada suatu ketika, seorang dosen sebuah universitas yang bernama Mr.Parker menemukan seekor anak anjing di pinggir rel kereta api stasiun Bedridge. Ketika itu ia sedang menelepon dan tiba-tiba seekor anak anjing kecil yang lucu menghampirinya dan berhenti di hadapannya. Ia menatap anak anjing itu, lalu ia merangkulnya dan memutuskan untuk menitipkannya kepada salah seorang petugas karcis di stasiun tersebut. Namun petugas karcis tersebut menolaknya. Akhirnya anak anjing itu terpaksa dibawa pulang oleh Mr. Parker.

Sampah sebagai Sumber Energi Listrik Sekolah

(Sumber Ilustrasi Gambar : http://www.bisnis-jabar.com)
I. Pendahuluan
Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. Setiap aktivitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah. Jumlah sampah sebanding dengan tingkat konsumsi manusia terhadap barang/material yang  digunakan sehari-hari. Berdasarkan data yang diperoleh dari beberapa sumber di internet, sehari setiap warga kota menghasilkan rata-rata 900 gram sampah, dengan komposisi, 70% sampah organik dan 30% sampah anorganik. Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup sangat berpengaruh pada volume sampah.

Perkembangan HIV/AIDS di Kalangan Generasi Muda yang Kian Mengancam

Penulis : Made Rai Dwitya W., Cok. Istri Padmi Swari, Made Setiana Pratiwi (SMA Negeri 7 Denpasar, 2010) (Sumber Ilustrasi Gambar : videoanywhere.co.uk)
Seperti yang kita ketahui, HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia, dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan tanda dan gejala penyakit akibat hilangnya atau menurunnya sistem kekebalan tubuh seseorang dan merupakan fase terminal (akhir) dari infeksi HIV.